Ambon: Anggota Bawaslu
Maluku, Fadli Silawane, S.Sos. M.Si, mengatakan, bahwa selama pembukaan
kampanye Pilkada gubernur Maluku sudah banyak ditemui pelanggaran.
Penryataan ini disampaikan kepada sejumlah wartawan usai acara
pembukaan rapat koodinasi Sentra Gakkumdu di hotel Amboina, Ambon,
Minggu (02/06), tadi malam.
“Memang ada banyak pelanggaran yang
kami sudah temui dalam tahapan Pilkada Maluku ini, terutama dalam
kampanye yang saat ini berlangsung. Salah satu yang menjadi sorotan
kami adalah pengrusakan baliho dan spanduk pasangan Herman Koedoeboen
(MANDAT). Kami saat ini masih menunggu beberapa data pendukung yang
dijadikan sebabagai bukti pengrusakan alat peraga kampanye itu,” ucap
Silawane.
Dalam presos Pilkada ini, lanjut
Silawane agar semua kandidat dan memberikan pendidikan politik yang
baik dalam menyampaikan orasi kampanyenya.
“Saya harap lima pasangan calon
gubernur dan calon wakil gubernur Maluku ini memberikan informasi dan
intruksi terhadap tim pemenang dan simpatisannya untuk tidak saling
menghujat dan melecehkan kandidat lain saat orasi politik di depan
umum,” ujarnya.
Silawane juga menghimbau, jika pada
akhir kampanye tanggal 07 Juni 2013 mendatang atau masa tenang, maka
para tim sukses dengan dengan kesadarannya harus menurunkan sendiri
atribut kampanyenya (Tiar). Sumber: MOLUKEN.COM
Komentar