Ambon: Presiden Komite
Pro Rakyat (KOMPOR), Subhan Palisoa, mengecam keras sikap Ketua KPU
Maluku, Yusuf Idrus Tatuhey, yang dinilai tidak independen dalam
Pilkada Maluku yang berlangsung tanggal 11 Juni 2013 lalu.
Tidak independen seperti apa itu ?.
Saat dilakukan perhitungan cepat ‘ quick count ‘ oleh LSI yang notabene
pendukung pasangan Herman Koedoeboen-Daud Sangadji, yang berlangsung di
Swissbel-hotel, Selasa, malam, lalu, tampak hadir Tatuhey bersama
Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu, yang juga adalah Ketua Tim
Pemenangan pasangan MANDAT.
“ Kami kecam sikap Tatuhey, semestinya
selaku penyelenggara Pemilu ia harus netral jangan terkesan berpihak.
Kenapa harus Tatuhey berada pada saat dilakukan perhitungan cepat itu,”
ucap Palisoa mempertanyakan, Kamis (13/06).
Palisoa mengingatkan, bahwa jangan
sampai ada upaya sistemik untuk memenangkan pasangan MANDAT, karena itu
sangat berbahaya. “ Saya hanya khawatir saja jika sampai pengumuman
hasil KPU ternyata MANDAT unggul maka akan terjadi kemarahan para
pendukung lain yang tidak kalah,” kata Palisoa penuh khawatir.
Sementara itu, Ketua KPU Maluku, Yusuf Idrus Tatuhey, yang beberapa kali dihubungi Moluken.com, via ponselnya terkait konfirmasi, namun tidak dijawab. Sumber:MOLUKEN.COM

Komentar